Sabtu, 18 Januari 2014

Pentingnya Menanamkan Disiplin Sejak Dini

Pentingnya Menanamkan Disiplin Sejak Dini
Pernahkah kita mendengar kata-kata disiplin? Atau sebaliknya, kita sendiri yang mengucapkan kata-kata tesebut. Sepertinya kata " Tidak Disiplin Atau Disiplin" sudah tidak asing lagi di telinga kita. Begitu mendengarnya, langsung saja di benak kita terbayang bahwa ada seseorang yang tidak mentaati peraturan atau melanggar tata tertib. Nah...postingan ini akan membahas tentang Pentingnya Menanamkan Disiplin Sejak Dini.
Disiplin dapat diartikan adalah perasaan taat dan patuh terhadap nilai-nilai yang dipercaya termasuk melakukan pekerjaan tertentu yang menjadi tanggung jawabnya. Kemudian pengertian yang sebaliknya,  dinamakan dengan Indisiplin. Jika kita cermati dengan seksama, untuk merapkan pengertian diatas rasanya sangat berat sekali, sepertinya banyak sekali tahapan-tahapan yang harus dilewati.
Proses penerapan disiplin harus di mulai sejak dini. Artinya semenjak usia sekolah mulai TK, SD, SMP dan seterusnya. Di sekolah proses pembelajaran ini termasuk dalam kewajiban, karena di sekolah terdapat aturan-aturan tertentu yang harus di patuhi dan dijalani. Tentunya menanamkan disiplin ini bukan tanggung jawab sekolah semata, tetapi merupakan tanggung jawab kita semua.
Khususnya di sekolah, beberapa proses pembelajaran disiplin dapat diperoleh melalui :
  1. Tata tertib yang sudah ditetapkan
  2. Mengerjakan tugas-tugas yang diberikan oleh guru
  3. Aktif dalam organisasi OSIS
  4. Mengikuti kegiatan ekstrakurikuler
Poin 1.
Sekolah merupakan sebuah lembaga yang didalamnya terdapat aturan-aturan tertentu yang harus di laksanakan dan di patuhi. Bukan saja oleh anak didik tetapi oleh semua elemen lembaga tersebut termasuk guru. Dengan adanya tata tertib, diharapkan semua anak didik akan mendapatkan pembelajaran, bagaimana menghargai waktu, teman sebaya, staf tata usaha dan guru. Sehingga suatu saat nanti dapat diterapkan dilingkungan yang lebih luas yaitu masyarakat.

Poin 2.
Mengerjakan tugas-tugas sekolah yang diberikan oleh guru merupakan proses pembelajaran buat anak didik. Melalui tugas inilah, anak didik akan mendapatkan pembelajaran tentang bagaimana menyelesaikan suatu tanggung jawab yang diberikan kepadanya.

Poin 3.
Aktif dalam sebuah organisasi merupakan hal yang sangat positif, walaupun dalam sekala kecil. Belajar berorganisasi disekolah dapat dimulai dengan mengikuti organisasi yang namanya OSIS (Organisasi Siswa Intra Sekolah). Melalui OSIS, anak didik dapat belajar lebih banyak lagi tentang bagaimana mengelola suatu kumpulan orang yang didalamnya mempunyai tujuan yang sama. Belajar berbicara, mengutarakan pendapat dan menghargai pendapat orang lain dapat diperoleh dari sebuah organisasi.

Poin 4.
Mengikuti kegiatan ekstrakurikuler banyak sekali manfaatnya. Selain untuk menyalurkan minat dan bakat anak,  ekstrakurikuler juga dapat membentuk karakter anak didik menjadi lebih baik. Melalui latihan yang rutin dan tepat waktu, anak mendapatkan pembelajaran tentang disiplin yang lebih luas lagi. Tentang manfaat ekstrakurikuler telah saya bahas pada postingan Ekstrakurikuler Dan Manfaatnya.

Jadi intinya adalah, untuk menjadi orang yang benar-benar disiplin dalam segala hal harus dimulai semenjak dini. Prosesnya sangat panjang sekali dan perlu waktu yang tidak sebentar. Mudah-mudahan artikel ini ada manfaatnya. Yuuk..belajar disiplin!!!

Terima kasih sudah membaca artikel ini.


3 komentar:

Posting Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More