Sabtu, 25 Januari 2014

Hubungan Antara Bermain Dengan Olahraga

Hubungan Antara Bermain Dengan Olahraga
Bermain adalah suatu kegiatan yang menyenangkan sekali. Kegiatan bermain sangat disukai oleh para siswa. Bermain yang dilakukan secara tertata, mempunyai manfaat yang besar bagi perkembangan siswa. Bermain dapat memberikan pengalaman yang sangat berharga bagi para siswa. Pengalaman itu bisa berupa membina hubungan dengan sesama teman dan menyalurkan perasaan tertekan.
Mengetahui manfaat bermain, diharapkan guru dapat melahirkan ide mengenai cara memanfaatkan kegiatan bermain untuk mengembangkan bermacam-macam aspek perkembangan siswa setingkat SMP. Aspek yang dapat dikembangkan mencakup phisik, motorik, sosial, emosional, kepribadian, kognisi dan keterampilan olahraga.

1. Manfaat Bermain Untuk Perkembangan Phisik
Apabila siswa memperoleh kesempatan untuk melakukan kegiatan yang melibatkan banyak gerakan tubuh, maka tubuh siswa tersebut akan menjadi sehat, otot-otot tubuh berkembang menjadi lebih kuat. Siswa dapat menyalurkan energi yang berlebihan dengan aktifitas bermain sehingga ia tidak merasa gelisah. Dalam melakukan kegiatan bermain siswa tidak dibatasi dengan aturan-aturan yang mengikat. Oleh karena itu, kegiatan bermain memberikan sumbangan positif bagi perkembangan phisik siswa, maka guru dapat merancang kegiatan bermain yang konstruksif bagi perkembangan phisik siswa.

2.  Manfaat Bermain Untuk Perkembangan Motorik
Aspek motorik kasar, Seperti : jalan, lari, lempar, dan lompat dapat dikembangkan melalui kegiatan bermain. Salah satu contohnya adalah tampak pada saat kita amati siswa yang lari kejar - kejaran untuk menangkap temannya. Pada awalnya, ia belum terampil untuk berlari, tapi dengan bermain kejar - kejaran, maka kemudian siswa berminat untuk melakukannya, dan menjadi lebih terampil dalam berlari. Jadi, keteraturan dalam beraktivitas, siswa mengalami perkembangan tingkat kemampuannya dalam aspek motorik halus ( fine movement ) maupun motorik kasar ( gross movement ). Kedua keterampilan akan berkembang melalui pengalaman belajar yang kaya dan kesempatan yang banyak bagi siswa untuk melakukannya dengan penuh keceriaan.

3. Manfaat Bermain Untuk Perkembangan Sosial
Biasanya, kegiatan kegiatan bermain dilakukan oleh siswa dengan temannya sebaya. Siswa akan belajar berbagi hak milik, menggunakan mainan secara bergiliran, melakukan kegiatan bersama, mempertahankan hubungan yang sudah terbina, atau mencari cara pemecahan masalah yang dihadapi dengan teman mainnya. Perkembangan sosial pada siswa tingkat SMP sedang memasuki masa pencarian jati diri. Mereka akan selalu mencari teman sebaya untuk bisa berafiliasi satu sama lainnya. Pengalaman belajar yang disuguhkan melalui pendekatan bermain biasanya mampu memenuhi keinginan siswa untuk berafilisasi. Dengan rancangan pengajaran yang kreatif, pengalaman itu akan berhasil merangsang perkembangan sikap sosial para siswa.

4. Manfaat Bermain Untuk Perkembangan Emosi
Bagi siswa di tingkat SMP sekalipun, bermain merupakan suatu kebutuhan. Tidak ada siswa yang tidak suka bermain. Melalui bermain, siswa dapat melepaskan ketegangan yang dialaminya. Misalnya, siswa yang sering gagal untuk meraih prestasi belajar yang baik, ia dapat bermain peran, seakan-akan ia menjadi murid terpandai.
Dari kegiatan bermain yang dilakukan bersama sekelompok teman, siswa akan mempunyai penilaian terhadap dirinya tentang kelebihan yang di miliki, sehingga dapat membantu pembentukan konsep diri ke arah yang lebih positif.

5. Manfaat Bermain Untuk Pengembangan Keterampilan Olahraga
Apabila siswa terampil berlari, melempar, dan melompat, maka ia lebih siap untuk menekuni bidang olahraga tertentu pada saatnya nanti. jadi, kalau siswa terampil melakukan kegiatan tersebut, ia lebih percayya diri dan merasa mampu melakukan gerakan yang lebih sulit. Kegiatan- kegiatan yang relevan dengan perkembangan siswa adalah atletik. Atletik memiliki kegiatan yang khas, yakni jalan, lari, lempar, dan lompat. Kegiatan ini akan menjadi fondasi bagi siswa dalam olahraga. Khususnya dalam konteks pendidikan jasmani, perlu ditata secara serius mengenai kegiatan atletik yang bernuansa permainan.

Bagi siswa setingkat SMP, melakukan kegiatan bermain tidak hanya dilakukan di sekolah saja, tetapi hampir disetiap kesempatan mereka akan melakukannya. Yang penting semua itu merupakan kegiatan positif dan ada manfaatnya. Sekian tulisan Hubungan Antara bermain Dan Olahraga ini, semoga ada manfaatnya.




0 komentar:

Posting Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More