Senin, 23 April 2012

Mengatasi Masalah Siswa Di Sekolah


Penangan Siswa Bermasalah Di sekolah
Disekolah pada umumnya selalu disibukan dengan masalah-masalah yang terjadi antara anak. Hampir tiap hari ada saja kejadian yang harus ditangani. Baik itu yang bersifat pribadi atau umum (kelas).
Beberapa masalah yang sering terjadi adalah :
  1. Perkelahian
  2. Pencurian
  3. Malak (minta uang secara paksa)
  4. Merusak sarana
  5. Bolos
  6. Pakaian/seragam
Kenapa masalah tersebut bisa terjadi? Sebelum menjawab persoalan tersebut, ada baiknya kita kenali dulu beberapa peluang yang bisa menyebabkan hal tersebut diatas. Diantaranya :
  1. Kegiatan Belajar Mengajar kurang begitu aktif
  2. Kurang adanya pengawasan dari semua guru
  3. Peraturan dan tata tertib siswa yang belum dibuat atau tidak dijalankan dengan baik
  4. Tidak adanya kesadaran dari anak untuk menjaga dan rasa memiliki terhadap sarana di sekolah
  5. Terlalu banyak celah untuk bolos
  6. Pergaulan yang tidak wajar
Melihat persoalan tersebut, sepertinya terlalu banyak ruang bagi anak untuk melakukan hal-hal yang negatif atau merugikan anak yang lain. Sehingga wajar saja jika setiap hari kita harus menangani persoalan yang dapat menyita waktu kita sebagai pendidik.
Beberapa solusi untuk mengatasi masalah tersebut, diantaranya :
  1. Pada dasarnya setiap guru mempunya jam mengajar yang sesuai dengan jadwalnya. Seandainya tanggung jawab ini dilaksanakan dengan sebaik-baiknya, maka beberapa persoalan akan dapat diatasi. Jika aktifitas KBM berlangsung dengan baik, maka tidak akan ada celah bagi anak untuk melakukan hal yang dapat merugikan orang lain. Karena anak akan selalu disibukan dengan proses belajar.
  2. Pengawasan terhadap anak bukan saja menjadi tanggung jawab Kesiswaan atau Pembina OSIS, tetapi merupakan tanggung jawab semua unsur yang terlibat di sekolah. Baik itu guru atau staf Tata Usaha.  Apalagi sekolah tersebut memiliki siswa yang banyak. Disini dituntut semua pihak lingkungan sekolah untuk selalu proaktif dalam melakukan pengawasan.
  3. Tidak adanya tata tertib siswa yang dibuat atau dijalankan, hal ini juga akan sedikit memberikan peluang terjadinya masalah antar anak. Tata tertib dibuat untuk menjamin terpeliharanya kehidupan sekolah yang mendukung pelaksanaan kegiatan belajar mengajar secara baik. Memberi landasan dan pedoman bagi siswa untuk berprilaku dalam kehidupan sehari-hari. Memberi landasan dan pedoman bagi pemberi sanksi atas pelanggaran terhadap ketentuan yang telah ditetapkan. Sehingga jika tata tertib ini dilaksanakan dengan baik, maka anak yang akan melakukan suatu perbuatan yang tidak baik akan berpikir lagi.
  4. Memberikan bimbingan/penyuluhan yang berkesinambungan. Kegiatan ini harus rutin dilakukan bukan hanya oleh guru BP, tetapi sudah merupakan tanggung jawab kita semua sebagai guru atau pendidik. Anak harus terus di bekali tentang bagaimana harus mencintai sekolahnya atau almamaternya, apa tujuan utamanya sekolah.
  5. Perlu peran aktif orang tua siswa dalam mengawasi anak-anaknya. Caranya, orang tua sekali-kali datang kesekolah atau dapat menanyakan langsung kepada wali kelasnya. Tentang keadaan anaknya.
Untuk mengatasi masalah siswa ini tentunya perlu waktu yang sangat panjang. Tetapi jika tidak di mulai dari sekarang, tentunya persoalan ini tidak akan teratasi begitu saja. Terima Kasih Yaa.

0 komentar:

Poskan Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More