Senin, 23 April 2012

Cara Memotivasi Pemain

Cara Memotivasi Pemain
Dalam dunia pendidikan tidak lepas dari suatu kegiatan yang bersifat uji kompetensi atau lomba . Kita selalu dihadapkan pada beberapa kegiatan baik itu yang bersifat lokal, regional dan nasional. Kegiatan-kegiatan tersebut selalu rutin kita hadapi dan kita ikuti setiap tahunnya, terkadang hasilnya baik sering pula kurang baik, pernah juara atau sering kalah. Hal tersebut  merupakan sesuatu yang wajar dalam sebuah perlombaan. Biasanya hasil akhir tersebut tergantung dari persiapan kita sendiri dalam mengikuti kegiatan tersebut.
Kalau persiapannya baik mungkin hasilnya juga akan baik, tetapi sebaliknya kalau persiapannya asal-asalan tentunya hasil yang dicapai tidak akan maksimal sesuai dengan yang diharapkan. Kadang-kadang  sekolah mengi kuti kegiatan tersebut hanya sekedar ikut-ikutan saja dengan alasan takut mendapat sorotan dari pihak atau lembaga terkait. Persiapan yang dianggap sudah cukup sekalipun belum tentu akan sesuai harapan, apalagi yang hanya  sekedar ikut-ikutan saja. Dalam mempersiapkan suatu uji kompetensi atau lomba yang lain ada hal-hal yang sangat penting sekali tetapi sering kita lupakan yaitu, motivasi. Motivasi sekarang ini bukan hanya sekedar pelengkap saja, tetapi merupakan suatu keharusan dan kewajiban.
Sebelum lebih jauh membahas tentang permasalahan ini, ada baiknya kita mengetahui dulu apa pengertian dari motivasi itu sendiri.
Menurut James O. Wittaker, motivasi adalah kondisi-kondisi atau keadaan yang mengaktifkan atau memberi dorongan kepada mahluk-mahluk untuk bertingkah laku mencapai tujuan yang ditimbulkan oleh motivasi tersebut.
Sedangkan menurut Mc. Donald motivasi adalah sebagai suatu perubahan tenaga didalam pribadi diri seseorang yang di tandai oleh dorongan efektif dan reaksi-reaksi untuk mencapai tujuan.
Masih banyak lagi para ahli yang berpendapat tentang motivasi, semuanya berbeda-beda tetapi pada dasarnya tujuannya sama.
Kita simpulkan saja bahwa motivasi merupakan suatu keadaan atau kondisi yang mendorong, merangsang atau menggerakan seseorang untuk melakukan sesuatu atau kegiatan yang dilakukannya sehingga ia dapat mencapai tujuannya.
Motivasi merupakan keinginan, hasrat motor penggerak dalam diri manusia, motivasi berhubungan dengan faktor psikologi manusia yang mencerminkan antara sikap, kebutuhan, dan kepuasan yang terjadi pada diri manusia sedangkan daya dorong yang diluar diri seseorang ditimbulkan oleh pimpinan, guru, keluarga, teman dll. Pentingnya motivasi karena motivasi adalah hal yang menyebabkan, menyalurkan, dan mendukung prilaku manusia supaya mau bekerja sama secara giat sehingga mencapai hasil yang optimal.
Kemudian apa saja motivasi bagi para siswa atau pemain?
1. Arahkan pemain  atau siswa kita untuk selalu gembira dan senang dalam melaksanakan latihan.
2. Menginginkan adanya suatu bentuk penghargaan baik dari sekolah maupun dari lingkungan sekitar.
3. Saling menghargai, bermain bersama karena penguasaan tekhnik/taktik yang sama.
4. Kebersamaan saat istirahat atau sebelum permainan dimulai menguatkan suatu tujuan dan keinginan untuk meraih prestasi.
5. Siapkan target yang ingin dicapai, juara 1, juara 2 atau juara 3.
6.Hubungan yang baik antar 2 pemain, sehingga tidak akan timbul permasalah  yang dapat merugikan semuanya.
7. Bimbinglah siswa atau pemain kita dengan bijaksana dengan tidak adanya pengecualian
8. Berikan contoh-contoh orang yang sudah sukses sesuai dengan bidangnya.

Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan dan mempengaruhi turunnya motivasi siswa maupun pemain diantaranya :
A. Faktor internal
1. Kurang percaya diri ketika melaksanakan permainan
2. Mudah frustasi atau putus asa
3. Hasil yang dicapai tidak sesuai dengan harapan
4. Emosi yang tidak stabil
5. Kurang aktif dan kreatif

B. Faktor external
1. Tempat latihan tidak layak dan kurang menyenangkan
2. Teknik yang diberikan tidak cocok
3. Pelatih atau Pembina tidak disenangi
4. Lingkungan yang membosankan
5. Tidak ada tokoh atau kebanggaan mereka yang bisa muncul
6. Mendapatkan saingan atau lawan yang sudah teruji kemampuannya
7. Dukungan dari instansi atau lembaga terkait kurang maksimal

Tentunya kita selalu berharap untuk mendapatkan hasil yang baik dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan yang bersifat uji kompetensi atau lomba. Tulisan diatas hanya sebagian dari sekian banyak pentingnya memotivasi anak atau pemain. Berikan motivasi kepada mereka dalam setiap kesempatan dan selalu sabar dalam menghadapi karakteristik anak yang berbeda.

Semoga Bermanfaat.

0 komentar:

Posting Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More